Jumat (25/1) lalu, Wildan Yani Ashari (20) diciduk Tim Cyber Crime Mabes Polri saat ia bertugas menjaga warnet di Jalan Suprapto, Kabupaten Jember, Jawa Timur. WYA tak lain adalah peretas situs www.presidensby.info yang merupakan Situs resmi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Seperti diketahui, Kepala Pusat Informasi dan Humas Departemen Kominfo, Gatot S. Dewa Broto kepada wartawan, mengatakan, situs pribadi milik Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono sempat di-deface oleh hacker pada Rabu (9/1) lalu. Situs milik Presiden SBY tersebut hanya memuat gambar dengan ikon labu mirip gambar pocong, dan bertuliskan jemberhacker.web.id dan layar hitam, serta tulisan “! Hacked by MJL 007 ! This is a PayBack From Jember Hacker Team.”

web pribadi sby di hack

Setelah dilacak, sang peretas ternyata bukan berasal dari Jember seperti yang tertulis pada halaman situs yang di-deface. Menurut Gatot, IP-nya bukan berasal dari Jember, namun berasal dari salah satu negara bagian di Amerika Serikat. Belakangan, diketahui sang peretas itu tak lain adalah Wildan, pemuda asal sebuah desa di Kabupaten Jember yang bekerja di warnet.

Wildan hanya dikenal sebagai alumni sebuah Sekolah Menengah Kejuruan di Jember. Itupun ia tidak mengambil jurusan IT. Melalui peristiwa ini, ia sukses menunjukkan kemampuannya dan telah menjungkir-balikkan komentar sejumlah pakar IT yang mengklaim bahwa situs resmi milik SBY tersebut selama ini sulit dibobol. Ketika ditanya terkait aksi tersebut ia menjawab hanya sekedar iseng. Tak dapat dipungkiri soal hack-menghack, bangsa ini punya segudang prestasi… 😉

Dari berbagai sumber…

Leave a Reply

*