Bismillaahirrahmaanirrahiim,

Kita semua kaum hawa pastinya ingin ingin dong menjadi istri yang sholehah, dan kaum adam pastinya ingin pula mempunyai istri yang sholehah. Hmm oleh itu ana coba berikan beberapa kriteria seorang istri pilihan.

Berikut sebagai permulaannya di amuslimahwali dari sebait ayat Al Qur’an yang menjelaskan tentang hak-hak suami untuk mendidik istri.

ALLAH subhanahu wata’ala berfirman yang artinya : “Kaum laki-laki itu adalah pemimpin bagi kaum wanita, oleh karena Allah telah melebihkan sebagian mereka (laki-laki) atas sebagian yang lain (wanita), dan karena mereka (laki-laki) telah menafkahkan sebagian dari harta mereka. Sebab itu maka wanita yang saleh, ialah yang taat kepada Allah lagi memelihara diri ketika suaminya tidak ada, oleh karena Allah telah memelihara (mereka). Wanita-wanita yang kamu khawatirkan nusyuznya, maka nasihatilah mereka dan pisahkanlah mereka di tempat tidur mereka, dan pukullah mereka. Kemudian jika mereka menaatimu, maka janganlah kamu mencari-cari jalan untuk menyusahkannya. Sesungguhnya Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar”. (QS. An Nisa: 34)

Maksud penjelasan dalam arti ayat di atas adalah :” Tidak berlaku curang serta memelihara rahasia dan harta suaminya. Allah telah mewajibkan kepada suami untuk mempergauli isterinya dengan baik.

Nusyuz : yaitu meninggalkan kewajiban bersuami isteri. Nusyuz dari pihak isteri seperti meninggalkan rumah tanpa izin suaminya. untuk memberi pelajaran kepada isteri yang dikhawatirkan pembangkangannya haruslah mula-mula diberi nasehat, bila nasehat tidak bermanfaat barulah dipisahkan dari tempat tidur mereka, bila tidak bermanfaat juga barulah dibolehkan memukul mereka dengan pukulan yang tidak meninggalkan bekas. Bila cara pertama telah ada manfaatnya janganlah dijalankan cara yang lain dan seterusnya.

Nabi Muhammad Shalallahu’AlaihiWasallam pernah bersabda: “Tidak ada yang lebih baik di dunia ini bagi seorang muslim setelah menyembah Allah, selain mendapatkan istri yang shaleh, cantik apabila dipandang, patuh apabila diperintah, memenuhi sumpah pernikahan, menjaga dirinya dan kekayaan suami di saat suami pergi, mengasuh anak-anaknya, tidak membiarkan orang lain masuk ke rumah tanpa ijin suami, dan tidak menolak apabila suami memanggil ke tempat tidur.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Dan Beliau shalallahu’alaihi wasallam bersabda: Seorang perempuan datang memohon nasehat pada Nabi Muhammad Shalallahu’alaihi wasallam, Nabi menanyakan apakah dia memiliki suami, dan perempuan itu mengiyakan. Kemudian Nabi menanyakan apakah dia melayani suaminya. Perempuan itu menjawab dia melakukan apa yang bisa dia lakukan. Kemudian Nabi berkata pada perempuan tersebut: “Engkau sama dekatnya dengan Surga dan sama jauhnya dari Neraka sebagaimana dekatnya engkau dalam melayani suamimu”, dan dalam riwayat lain “suamimu adalah Surgamu atau Nerakamu”. (HR. Bukhari dan Muslim)

Ummu Salamah radhiyallahu’anha (Istri Nabi shalallahu’alaihi wasallam) meriwayatkan Nabi Muhammad Shalallahu’Alaihi Wasallam pernah bersabda: “Seorang perempuan, yang ditinggal mati suami dan sang suami tersebut senang padanya, akan masuk Surga”. (HR. Bukhari dan Muslim)

Nabi Muhammad Shalallahu’Alaihi Wasallam juga pernah bersabda: “Jika aku boleh memerintahkan seseorang untuk menyembah yang lain, aku akan memerintahkan istri untuk menyembah suaminya.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Dan Nabi Muhammad Shalallahu’alaihi wasallam kembali bersabda: “Seorang perempuan tidak patuh pada suaminya dan dia tidak akan mampu tanpa suaminya”. (HR. Bukhari dan Muslim)

Dalam hadits lain Nabi Muhammad Shalallahu’Alaihi Wasallam juga pernah bersabda: “Seorang perempuan yang menegakkan sholat lima waktu, berpuasa di bulan Ramadan, dan mematuhi suaminya akan memasuki Surga melalui pintu mana saja dia suka”. (HR. Bukhari dan Muslim)

Kemudian Nabi Muhammad Shalallahu’Alaihi Wasallam memberitahukan dalam sabdanya: “Demi Dia yang berkuasa pada hidupku, ketika sang suami memanggil istrinya ke tempat tidur dan dia menolaknya, Dia yang di Surga akan murka padanya sampai suaminya senang akan dirinya.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Nabi Muhammad Shalallahu’alaihi Wasallam pernah bersabda: “Ketika seorang perempuan melalui malam dengan meninggalkan suami di tempat tidur, para malaikat akan mengutuknya sampai pagi hari.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Nabi Muhammad Shalallahu’alaihi Wasallam pernah bersabda: “Yang terbaik diantara para perempuan adalah yang mengasihi, mengasuh anak, supportif dan patuh, dan yang terburuk diantara perempuan adalah yang suka mengenakan perhiasan dan egois, dan masuk surganya tidak lebih mungkin dari seekor gagak putih”. (HR. Bukhari dan Muslim

Nabi Muhammad Shalallahu’alaihi Wasallam pernah bersabda: “Pilihlah keturunanmu.” Artinya, orang tua perlu memerhatikan kriteria moral dalam memilih calon istri atau suami untuk anak laki-laki dan perempuannya, dengan memeriksa orang tua dari pasangan anak mereka nanti. Jika orang tuanya alim, tentunya anaknya juga demikian, dan demikian pula sebaliknya. (HR. Bukhari dan Muslim)

Demikian beberapa kriterianya. Mungkin dari sahabat fillah ada yang menambahkan, dipersilahkan.

Semoga bermanfaat
Dan Semoga kita semua senantiasa ada dalam bimbingan-NYA. Dan tentunya bagi kitapun harus selalu berusaha memperbaiki diri dalam menjalankan tuntunan syari’at agama dan as-sunnah.

InsyaALLAH
AAMIIN YA ROBBAL’ALAMIIN

Barakallahu fiykum

Sumber : FB : Istriku Bidadariku

Leave a Reply

*